Rabu, 28 Agustus 2013

Merekam dengan Menggunakan 2 Soundcard Eksternal

Bisakah merekam dengan menggunakan 2 soundcard eksternal bersamaan? Jawabannya bisa dengan catatan asalkan soundcard internalnya di non aktifkan.
Ini bisa memanfaatkan fungsi line in pada ke dua soundcard tersebut. Misalnya soundcard yang pertama berisi 2 input. Dan yang ke dua 3 input. Maka kita bisa memfungsikan 5 input dari ke dua soundcard tersebut. Lumayankan hehe..
Hanya mungkin yang baru kenal sama DAW akan begitu kerepotan bagaimana mengatur input-input tersebut supaya fungsinya tidak berbenturan. Caranya;
  1. Soundcard merk A (misal). Begini biasanya dalam satu unit soundcard, ada input setereo L/R. Itu bisa kita jadikan 2 input. 1 input untuk melody (L). 1 input lainya untuk rytem (R).
  2. Soundcard merk B (misal). Ada 2 input stereo. Maka bisa menjadi input 1 (L) untuk Bass. input 1 (R) untuk instrumen lainnya ....Dan input 2 L/R biasanya untuk mic condenser jack XLR difungsikan untuk input vokal.
  3. Keyboard (piano, string) ke mana inputnya? Via midi input yang ada di soundcard (pakai kabel midi). 
Nah, itu kita sudah bisa bermain musik bersama terekam dalam DAW dengan track yang terpisah-pisah. 
Hanya mungkin pertanyaannya bagaimana dengan instrumen 1 lagi drum, kan belum terekam? Ia betul drum belum. Saat input bersama tadi kita bisa menggunakan metronom kemudian drum menyusul setelah input bersama tadi sesuai dengan apa yang diharapkan baru kemudian drum.
Kita pindah sekarang ke ruang drum dengan membawa alat rekam tadi termasuk 2 soundcard yang di sebutkan di atas. Sebelumnya drum sudah tertata sedemikian rupa dengan posisi mic pada bagian-bagiannya.
Tadi kita punya 5 input dari ke 2 soundcard. Manfaatkan untuk:
  1. Soundcard merk A (misal). 1 input (L) untuk suara snare. 1 input lagi (R) untuk Kick.
  2. Soundcard merk B (misal). 1 input 1  (L) untuk tom.  1 input 1  (R) untuk hit hat. Dan satu lagi input XLR ( di isi input  2 mic pakai mixer sederhana ) untuk crash dan ride symbal.
Bila telah selesai taking drum di atas kemudian hasil tracking drum masing-masing per track nya kita eksport ber format wav. dan kemudian kita edit di drum tracker. 
Setelah selesai dari masing-masing instrumen drum kit tadi di edit di drum tracker, pastikan sebelum keluar dari drum traker dikonvert berupa  file midi.
Selanjutnya midi hasil konvertan dari drum traker di import ke DAW file rekaman pertama. Pengolahan berikutnya gunakan vst EZdrummer atau BFD drum atau vst drum lainnya. Sambil mengecek kesempurnaan permainan drum saat taking tadi (sudah berupa midi), kita bisa menggasar geser ketukan, menambah atau mengurangi dan lain sebagainya  sesuai dengan pola permainan drum yang kita kehendaki.
InsyaAllah hasilnya memuaskan, lengkap sesuai velocity (kuat lemahnya ketukan ...dynamic) sesuai dengan drum aslinya.
Untuk sample hasil praktek tadi bisa cek hasilnya : E'logo - bersatu
Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar