Sabtu, 01 Februari 2014

Memasang Plugin pada Input Audio, vs Plugin pada Chanell Track

Alhamdulillah masih ada rasa ingin menulis kembali dan berbagi pengalaman dalam hal audio recording menggunakan DAW. Kalau pembaca yang suka berkunjung ke blog ini mungkin akan merasakan tidak ada update tulisan sudah sekian lama, tidak hitungan hari, minggu lagi mungkin sekian bulan tidak update tulisan. Walaupun kalau dicermati sebenarnya ada saja update yang lainnya misalnya isi lagu pada player-player audio yag ada di side kanan tulisan ini.
Langsung saja kali ini ingin menjelaskan manfaat "memasang plugin pada input audio" ----> channell mixer paling kiri.
Bagi pengguna DAW cubase atau nuendo pernahkan mencoba trick di atas?
Baik sekarang begini, mungkin sudah suatu hal yang biasa saat kita input audio tidak berpikir sejauh itu, karena pertimbangan mungkin ah, nanti saja saat mixing membereskan karakter suaranya. Tapi tidak pembaca, terutama yang masih baru mengenal DAW....jangan tumpuk pekerjaan kita saat mixing. Saat input audio usahakan audio yang masuk sudah baik mendekati sempurna menurut ideal kita.
Pengalaman yang datang dari mereka yang masih belajar kemudian mengeluh demikian.."ram sudah ditambah 3 Gb, hardist sudah ditambah sekian ratus Gb, peralatan (soundcard, dll)  baru...ko masih berat juga ya...sampai-sampai tidak bisa diplay sama sekali atau saat diplay bunyi....krokok..krokok...(hehe .....saking beratnya). Terus sy bilang coba sy lihat hasil kerjanya........begitu dilihat ..."MasyaAllah...numpuk di setiap insert dan disetiap track dengan plugin lebih dari  2. Bayangkan saja  2 kali 8 chanell track (misal.) 16 plugin dimasukan di situ....mana bisa komputer berjalan dengan sempurna.

Kesalahannya dimana? .....jawabanya di plugin-plugin yang menupuk pada chanell tiap track.
Solusinya, kalau memang demikian ya sudah sekarang di bounce atau di eksport ke wav hasil pertracknya satu-satu (klik S--> solo) kemudian Flie > Eksport.
Sy beritahu demikian, "untuk selanjutnya kamu jangan begini caranya agar tidak repot seperti ini"...lalu bagaimana......nah begini caranya:
  1. Buka new project
  2. Seting audio seperti biasanya (Device > VST conection > click output pastikan sudah terisi dengan soundcard yang kita punya > click input pastikan sudah terisi juga....atau boleh ditambah > add bus..pilih mono atau stereo.
  3. Add track > pilih audio > mono ..ok
  4. Isi input audio pada track tersebut (sebelah kiri atas...> mono in  > stereo out
    5. Buka channel mixer: 
    6. Tekan logo e pada chanell input mono di atas kemudian isi dengan plugin/vst yang dikehendaki....
         Cat; jangan lupa untuk menekan tombol  rec.(merah untuk merekam) dan control  menyala...) Siap Rekam.......jreng...kruek. kruek..kruek...hehehe...
  
Nah, seperti itulah proses taking audio demi untuk meringankan kerja komputer bila PC yang kita gunakan masih standard pc/laptop/notebook/netbook biasa.  Jadi suara yang masuk pada track tadi sudah menjadi audio jadi, tanpa mengutak atik lagi. Tinggal atur levelnya dan panning. Salam ....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar