Sofware FL Studio yang kini sudah sampai pada versi 11 merupakan software handalan untuk membuat musik-music sejenis house music, remix. Walaupun bisa saja untuk merecord genre lainnya. Nah kali ini Vidia Music Studio berbagi hasil sederhana berupa garapan music house /remix menggunakan FL 11. Jadi format lagunya masih berupa ekstensi flp (fruty loop project).
Sample house music flp.
Apabila belum punya FL 11, bisa di cari lewat Google, atau langsung pada sumbernya Image Line, hanya mungkin di sana biasanya versi demo. Untuk mengaktifkan ke persi produser edition butuh crack. Tapi jangan khawatir biasanya ada saja situs-situs tertentu yang memberi FL 11 full version, atau bisa langsung hub sy via email.
Untuk membuka project tersebut harus dengan versi FL Studio 11, karena jika dengan FL versi sebelumnya bisa jadi ada bagian yang tidak bisa terbaca atau berbunyi. Tapi bila pembaca paham betul cara kerja pada FL maka bila ada track midi yang tidak berbunyi berarti tinggal isi saja track tersebut dengan suara yang lainnya.
Vidia Music juga dalam menggarap sample tersebut menggunakan add channell soundfont player, yaitu untuk suara kendang tepak (india - dolhak). Agar track pada soundfont player berbunyi sesuai semestinya pembaca bisa download suara font dolhaknya di sini.
Apabila masih bingung bagaimana menggunakan soundfont, bisa baca-baca tulisan sy yang berjudul "Menggunakan soundfont pada FL Studio".
Atau mungkin saja pengen dengar format mp3nya, boleh. Tapi dalam mp3 ini sudah di isi dengan suling bambu versi Indramayu, yang niupnya sy sendiri...hehe kebetulan hoby niup suling. Randam's Flute.mp3.
Salam...
Jumat, 06 September 2013
Kamis, 22 Agustus 2013
Asyiknya Bermain Drum Tracker
Salah satu kompenen instrumen musik yang unik dalam proses perekamannya yaitu drum. Mengapa unik? Salah satu alasannya karena instrumen tersebut terdiri atas beberapa input audio yang harus terpisah agar mudah dalam proses pengeditannya apabila terjadi kesalahan dan agar mudah pula dalam pengeditan model suara (output yang dihasilkan), kita tahu bahwa tiap genre yang berbeda jenis suara snare maupun kick drumnya berbeda.
Kita langsung saja, awalnya sy tidak tahu bagaimana cara penggunaan drum tracker dan fungsinya untuk apa. Tapi rasa ingin tahu dan ingin bisa terus tersimpan sehingga suatu saat dibuka kembali dan dicoba, ternyata mengasyikan.
Dalam pengeditan audio suara drum menggunakan drum tracker kita harus punya soundcard yang memiliki beberapa input. Minimal tiga input. 1 input khusus untuk suara snare, 1 input khusus untuk suara kick dan 1 input lagi untuk suara tom dan symbal.
Contoh Gambar di atas adalah suara snare. Pada velocity tinggi (berwarna hijau) suara snare. Sedangkan pada velocity rendah itu bocoran suara hit-hat dan bas drum dari mic snare. Jangan khawatir dengan kebocoran itu karena pada saat pengeditan suara snare yang nanti kita konvert menjadi midi adalah snare saja. Asyiknya lagi bila kita menabuh snare dengan kuat maka velocity pada midinya juga kuat, walaupan terkadang over atau terlalu lemah itu bisa kita edit bisa saat masih di drum tracker ataupun saat sudah berupa midi.
Berikutnya begitu juga dengan suara kick yang masih berupa audio kita olah ke drum tracker. Sy kira tidak lama hanya memakan waktu beberapa menit. Setelah itu kita konvert ke format midi.
Untuk suara tom, hit-hat dan crash yang dikonvert hanya tomnya saja.
Setelah selesai kita masuk ke Daw proyek kita, lalu midi-midi hasil konvertan tadi kita kita import pasang vst drum ( bisa EZdrummer atau BFD drum atau vst drum yang lainnya..)
Nah, disitulah kita dengarkan hasil permainan drum kita saat live yang sudah kita oleh dengan vst drum via Drum tracker.
Sample live funk rock, via drum tracker.
Street flower
Street flower2
Ma'af penjelasannya tidak begitu rinci ...
Kalau penasaran dan ingin mencoba drum tracker bisa langsung ke bisa dicari via google atau coba di sini.
Download dulu demonya, bila tertarik dan ingin kode autorization drum tracker bisa hub. sy via email. Salam....
Kita langsung saja, awalnya sy tidak tahu bagaimana cara penggunaan drum tracker dan fungsinya untuk apa. Tapi rasa ingin tahu dan ingin bisa terus tersimpan sehingga suatu saat dibuka kembali dan dicoba, ternyata mengasyikan.
Dalam pengeditan audio suara drum menggunakan drum tracker kita harus punya soundcard yang memiliki beberapa input. Minimal tiga input. 1 input khusus untuk suara snare, 1 input khusus untuk suara kick dan 1 input lagi untuk suara tom dan symbal.
Contoh Gambar di atas adalah suara snare. Pada velocity tinggi (berwarna hijau) suara snare. Sedangkan pada velocity rendah itu bocoran suara hit-hat dan bas drum dari mic snare. Jangan khawatir dengan kebocoran itu karena pada saat pengeditan suara snare yang nanti kita konvert menjadi midi adalah snare saja. Asyiknya lagi bila kita menabuh snare dengan kuat maka velocity pada midinya juga kuat, walaupan terkadang over atau terlalu lemah itu bisa kita edit bisa saat masih di drum tracker ataupun saat sudah berupa midi.
Berikutnya begitu juga dengan suara kick yang masih berupa audio kita olah ke drum tracker. Sy kira tidak lama hanya memakan waktu beberapa menit. Setelah itu kita konvert ke format midi.
Untuk suara tom, hit-hat dan crash yang dikonvert hanya tomnya saja.
Setelah selesai kita masuk ke Daw proyek kita, lalu midi-midi hasil konvertan tadi kita kita import pasang vst drum ( bisa EZdrummer atau BFD drum atau vst drum yang lainnya..)
Nah, disitulah kita dengarkan hasil permainan drum kita saat live yang sudah kita oleh dengan vst drum via Drum tracker.
Sample live funk rock, via drum tracker.
Street flower
Street flower2
Ma'af penjelasannya tidak begitu rinci ...
Kalau penasaran dan ingin mencoba drum tracker bisa langsung ke bisa dicari via google atau coba di sini.
Download dulu demonya, bila tertarik dan ingin kode autorization drum tracker bisa hub. sy via email. Salam....
Jumat, 03 Mei 2013
Drum Track untuk Belajar
Kali ini Vidia Music Studio ingin berbagi beragam ketukan drum, bisa digunakan untuk recording maupun untuk belajar langsung dengan drum aslinya. Sebelumnya memang pernah juga sharing lewat tulisan terdahulu Pola midi Ezdrummer. Akan tetapi kesulitannya mungkin bagi yang tidak memiliki software Vst Ezdrummer atau Vst drum lainnya akan merasa kesulitan membunyikannya (play). Kalaupun di player midi windows juga bisa tetapi terkadang suaranya berubah tidak sesuai dengan yang seharusnya. Juga pernah sharing pada tulisan Sample pola midi drum metal. Itu pun sama masih berformat midi.
Pada kali ini kita ganti formatnya jangan midi, yaitu langsung audio saja (mp3, gain -3 db, 192 bpm). Gain pada - 3 db maksudnya agar tidak terjadi peak (overgain) dan bisa dibawa ke proses mixing dan mastering nantinya.
Pola drum yang Vidi Music buat, tidak hanya mengandalkan satu software atau 1 vst, tapi beragam. Bisa dari Cubase vst, FL Studio, Sonar 8, atau Magic Music Maker yang sebelumnya memang software tersebut pernah diulas sekilas. Agar setiap upload-an selalu ter-update oleh pembaca maka Drum track ini tertera pada side bar sebelah kanan bawah.
Nah, untuk mengawali mari kita kenalan bagaimana bermain ketukan drum model Rock clasik, yang dibuat dan di edit dengan Drum Session 2 pada Cakewalk Sonar 8 Producer edition. Pembaca jangan menelan atau memainkan mentah-mentah susunan ketukan tersebut, akan tetapi bisa diedit atau dipotong-potong (cut) kemudian Copy and paste.
Oh ya, tulisan ini juga saya upload karena memenuhi permintaan pembaca yang tertarik dengan berbagai instrumen yang berkaitan dengan drum yang bisa dimainkan pada berbagai software recording (pembaca tersebut katanya biasa menggunakan Cakewalk Sonar. Kebetulan Vidia Music juga file yang diupload sekarang dibuat dengan Cakewalk Sonar 8.
Ini filenya, silahkan download
Jangan lupa, bila ingin mengedit audio drum tersebut lebih lanjut, setingan metronomnya harus disesuaikan dengan angka bpmnya. Mengapa? Agar mudah nantinya dalam pengeditan dan peng copy-paste-annya.
Sekali lagi untuk file-file berikutnya,... menyusul, tinggal lihat saja update-annya pada side bar sebelah kanan bawah.
Ok, selamat berkreasi dan belajar menggebud drum hehe...
Pada kali ini kita ganti formatnya jangan midi, yaitu langsung audio saja (mp3, gain -3 db, 192 bpm). Gain pada - 3 db maksudnya agar tidak terjadi peak (overgain) dan bisa dibawa ke proses mixing dan mastering nantinya.
Pola drum yang Vidi Music buat, tidak hanya mengandalkan satu software atau 1 vst, tapi beragam. Bisa dari Cubase vst, FL Studio, Sonar 8, atau Magic Music Maker yang sebelumnya memang software tersebut pernah diulas sekilas. Agar setiap upload-an selalu ter-update oleh pembaca maka Drum track ini tertera pada side bar sebelah kanan bawah.
Nah, untuk mengawali mari kita kenalan bagaimana bermain ketukan drum model Rock clasik, yang dibuat dan di edit dengan Drum Session 2 pada Cakewalk Sonar 8 Producer edition. Pembaca jangan menelan atau memainkan mentah-mentah susunan ketukan tersebut, akan tetapi bisa diedit atau dipotong-potong (cut) kemudian Copy and paste.
Oh ya, tulisan ini juga saya upload karena memenuhi permintaan pembaca yang tertarik dengan berbagai instrumen yang berkaitan dengan drum yang bisa dimainkan pada berbagai software recording (pembaca tersebut katanya biasa menggunakan Cakewalk Sonar. Kebetulan Vidia Music juga file yang diupload sekarang dibuat dengan Cakewalk Sonar 8.
Ini filenya, silahkan download
Jangan lupa, bila ingin mengedit audio drum tersebut lebih lanjut, setingan metronomnya harus disesuaikan dengan angka bpmnya. Mengapa? Agar mudah nantinya dalam pengeditan dan peng copy-paste-annya.
Sekali lagi untuk file-file berikutnya,... menyusul, tinggal lihat saja update-annya pada side bar sebelah kanan bawah.
Ok, selamat berkreasi dan belajar menggebud drum hehe...
Minggu, 29 Juli 2012
Mewarnai Channel Track
Assalamualaikum, selamat menjalankan ibadah puasa, semoga amal dan ibadah kita berkenan dan tidak sia-sia di sisiNya.
Vidia Music Studio baru sempat nulis lagi nih, tapi kali ini yang ringan-ringan saja yah, mudah-mudahan ada manfaat, yaitu mewarnai chanell track. Apa sih manfaatnya mewarnai chanell track ? Sebetulnya secara hasil audio tidak berpengaruh sama sekali, akan tetapi hal ini hanya membantu keindahan mata kita saat memixing dan balancing, agar mata kita dimanjakan oleh warna-warna menarik kesenangan kita sendiri.
Memang sih, kalau kita nambah track baru, secara otomatis pada Cubase sudah berwarna sendiri, tapi mungkin warna yang ditampilkan secara otomatis itu tidak sesuai dengan kemauan kita atau katakan saja kurang menarik. Apalagi pada FL Studio, memang harus kita sendiri yang mewarnai, karena warna default pada FL hanya warna gelap (abu-abu ke hitaman).
Nah, sekarang langsung saja kita mewarnai chanell track pada Cubase:
Klik kiri kotak kecil pada ujung garis chanell track > kemudiah tinggal klik, pilih warna
Pada FL Studio:
Klik kanan chanell track > pilih rename/colour > isi renam (untuk mengganti nama chanell track) > klik kotak kecil paling kanan (untuk mengganti warna, pilih warna yang ditampilkan).
Itu saja, wassalam...
Vidia Music Studio baru sempat nulis lagi nih, tapi kali ini yang ringan-ringan saja yah, mudah-mudahan ada manfaat, yaitu mewarnai chanell track. Apa sih manfaatnya mewarnai chanell track ? Sebetulnya secara hasil audio tidak berpengaruh sama sekali, akan tetapi hal ini hanya membantu keindahan mata kita saat memixing dan balancing, agar mata kita dimanjakan oleh warna-warna menarik kesenangan kita sendiri.
Memang sih, kalau kita nambah track baru, secara otomatis pada Cubase sudah berwarna sendiri, tapi mungkin warna yang ditampilkan secara otomatis itu tidak sesuai dengan kemauan kita atau katakan saja kurang menarik. Apalagi pada FL Studio, memang harus kita sendiri yang mewarnai, karena warna default pada FL hanya warna gelap (abu-abu ke hitaman).
Nah, sekarang langsung saja kita mewarnai chanell track pada Cubase:
Klik kiri kotak kecil pada ujung garis chanell track > kemudiah tinggal klik, pilih warna
Pada FL Studio:
Klik kanan chanell track > pilih rename/colour > isi renam (untuk mengganti nama chanell track) > klik kotak kecil paling kanan (untuk mengganti warna, pilih warna yang ditampilkan).
Itu saja, wassalam...
Senin, 28 Mei 2012
Audio Master Wavlab, TRacks 3, EZmix2
Resep sederhana tapi hasilnya dikatakan lumayan (diartikan; bilamungkin ada yang bisa lebih bagus lagi), kita membuat audio master, yang biasa disebut dengan istilah mastering. Tentunya setelah lulus tracking, balancing, panning. Wavlab, selain bisa untuk mengedit audio juga bisa digunakan untuk sekalian memastering karena di sana tersedia slot-slot yang bisa kita isi dengan VST. Salah satu VST yang bisa digunakan untuk membuat master audio yaitu TRacks 3, dan EZmix2. Kita bisa gunakan kedua VST tersebut dan tempatkan pada slot fx Wavelab. Lihat gambar:
Di situ kita tinggal memilih beberapa alternatif baku pemasteran, atau bisa juga diatur sesuai selera sendiri.
Jangan lupa, saat memaster pasang juga pada slot fx fungsi decliker dan denoiser. Ini berfungsi untuk mengatur seberapa ketajaman audio dari segi kuat dan lunaknya (bass drum, snare, simbal, atau clik rytem guitar - ini yang paling kuat terbaca). Denoiser digunakan untuk mengurangi suara noise (gaduh atau bising).
Oleh karena itu bagi yang lagi belajar membuat rekaman lagunya sendiri, bisa dicoba resep ini agar hasil rekamannya lebih ngejreng. O ya, untuk EZmix2 bila belum mendapatkan versi fullnya sementar bisa menggunakan yang demo dulu. Beda yang full dengan yang demo EZmix2 hanya pada pembatas waktu . Kalau yang full non limit, sedangkan yang demo kita harus bisa mengedit cepat karena limit waktunya hanya 15 menit. Tapi jangan khawatir karena untuk membuat audio master paling banter (ini kalau sudah biasa) hanya memerlukan waktu sekitar 8 - 10 menit. Hmm, tapi boleh juga kalau memang tertarik dengan software tersebut agar dari demo menjadi full, caranya install yang demonya kemudian buka dengan ini. Untuk lebih yakin buktikan sendiri. Nih link download nya:
TRacks 3 download
EZmix2 download
Wavelabnya ...silahkan cari sendiri...
Nah ini, ada 1 sample lagu sederhana, yang sebetulnya diambil dari midi nada dering, kemudian diedit di Cubase, terus dimastering dengan wavelab, Tracks3 dan Ezmix2 ...judulnya Sebatang Pohon.
Sebatang Pohon.mp3 download
Lagu sederhana hasil arr. vidia music, record in cubase 5.1, mastering in wave lab 6, used vst; Tracks 3 and EZ mix2.
Eva Ernita - untuk apa.mp3
Selamat mencoba.
Di situ kita tinggal memilih beberapa alternatif baku pemasteran, atau bisa juga diatur sesuai selera sendiri.
Jangan lupa, saat memaster pasang juga pada slot fx fungsi decliker dan denoiser. Ini berfungsi untuk mengatur seberapa ketajaman audio dari segi kuat dan lunaknya (bass drum, snare, simbal, atau clik rytem guitar - ini yang paling kuat terbaca). Denoiser digunakan untuk mengurangi suara noise (gaduh atau bising).
Oleh karena itu bagi yang lagi belajar membuat rekaman lagunya sendiri, bisa dicoba resep ini agar hasil rekamannya lebih ngejreng. O ya, untuk EZmix2 bila belum mendapatkan versi fullnya sementar bisa menggunakan yang demo dulu. Beda yang full dengan yang demo EZmix2 hanya pada pembatas waktu . Kalau yang full non limit, sedangkan yang demo kita harus bisa mengedit cepat karena limit waktunya hanya 15 menit. Tapi jangan khawatir karena untuk membuat audio master paling banter (ini kalau sudah biasa) hanya memerlukan waktu sekitar 8 - 10 menit. Hmm, tapi boleh juga kalau memang tertarik dengan software tersebut agar dari demo menjadi full, caranya install yang demonya kemudian buka dengan ini. Untuk lebih yakin buktikan sendiri. Nih link download nya:
TRacks 3 download
EZmix2 download
Wavelabnya ...silahkan cari sendiri...
Nah ini, ada 1 sample lagu sederhana, yang sebetulnya diambil dari midi nada dering, kemudian diedit di Cubase, terus dimastering dengan wavelab, Tracks3 dan Ezmix2 ...judulnya Sebatang Pohon.
Sebatang Pohon.mp3 download
Lagu sederhana hasil arr. vidia music, record in cubase 5.1, mastering in wave lab 6, used vst; Tracks 3 and EZ mix2.
Eva Ernita - untuk apa.mp3
Selamat mencoba.
Senin, 20 Februari 2012
Menggunakan Soundfonts pada FL studio
Mengaransir musik atau mengedit file midi, bisa menggunakan berbagai sumber suara bisa dengan menggunakan default suara pada windows (jumlah suara terbatas), bisa menggunakan vst (virtual studio teknologi) dan satu lagi yang akan dibahas, yaitu menggunakan suara buatan yang disebut Soundfonts. Sebetulnya untuk mengaransir musik, bagi yang hoby mengaransir musik atau terutama yang baru belajar. Jangan muluk-muluk kepada sofrware yang berat-berat dulu. Contoh disini kita guanakan FL studio (bisa versi 7, 8, 9, atau 10..).
Langkahnya sebagai berikut:
Mengedit file atau mengaransir musik dengan Soundfonts sepertinya lebih asyik dari pada hanya mengandalkan suara bawaan dari FL, apalagi untuk jenis musik pop atau rock......pokoknya ok deh,...
Penasaran.....selamat mencoba.
Langkahnya sebagai berikut:
- Download dulu beberapa suara yang ingin kita pakai misalnya: drum, piano, string, gitar, bass......di mana? di http://soundfonts.homemusician.net/ . Kemudian simpan pada pholder Soundfonts (boleh pholder soundfonts di dalam program FL atau boleh sembarang di mana saja, yang penting kita ingat nyimpennya....hehe biasanya kita sering lupa dimana nyimpen data....pengalaman...). O ya, barang kali ada beberapa file soundfonts yang terbungkus, biasanya ber ekstensi Sfark, harus diuraikan dulu (sama fungsinya dengan win.rar). Tapi yang ini namanya SFark. Jadi download juga SFark, untuk mengurai file yang terbungkus di http://melodymachine.com/sfark.htm. Dah beres...
- Buka FL studio nya, ikuti langkah berikut: klik chanell > ads one > fuity sondfonts. Atau bisa lihat pada gambar di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar);
Mengedit file atau mengaransir musik dengan Soundfonts sepertinya lebih asyik dari pada hanya mengandalkan suara bawaan dari FL, apalagi untuk jenis musik pop atau rock......pokoknya ok deh,...
Penasaran.....selamat mencoba.
Selasa, 24 Januari 2012
FL dan Cubase
Saya tulis judulnya FL dan Cubase, ini menyikapi pertanyaan teman di facebook. Intinya begini, bagaimana kalau kita membuat track drumnya di FL studio, kemudian melanjutkan track berikutnya di Cubase?
Jawabanya, bisa saja, bahkan saya pun sering melakukan hal ini, karena bisa membawa nuansa yang berbeda. Atau bisa jadi mengobati rasa jenuh kalau kita bekerja hanya mengandalkan satu software saja. Atau sekedar coba-coba, siapa tahu hasilnya lebih ok...
Baik, ada dua cara yang bisa dipraktekan, yaitu; Import midi atau audio (wav).
Import midi:
Jawabanya, bisa saja, bahkan saya pun sering melakukan hal ini, karena bisa membawa nuansa yang berbeda. Atau bisa jadi mengobati rasa jenuh kalau kita bekerja hanya mengandalkan satu software saja. Atau sekedar coba-coba, siapa tahu hasilnya lebih ok...
Baik, ada dua cara yang bisa dipraktekan, yaitu; Import midi atau audio (wav).
Import midi:
- Kita buat track drum di FL studio, bisa menggunakan fasilitas bawaan FL atau dengan menggunakan vst plugin tambahan seperti EZ Drumer misalnya. Setelah track drum yang kita buat 100% jadi, kemudian kita ekspor, file >ekspor midi.
- Buka software Cubase, buat new file kemudian seting dulu audio pengaturan audionya. Caranya: Pilih Device > VST Conection > klik input ( isi...) > klik output (isi....) > studio (isi ...).
- File > import midi (create new? jawab: no)
- Untuk membunyikan midi drum hasil import, klik icon bergambar buku, pilih .....GM stereo (untuk drum, atau pilih jenis drum lainnya...). Untuk mengganti VST, klik icon ---> tanda panah, kemudian pilih vst drum yang sudah terinstall di komputermu.
- Selesai....
- Kita buat track drum di FL dengan midi, kemudian kita edit sehingga suara drumnya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Setelah jadi baru kemudian kita pilih, file > eksport > audio (pilih format wav atau mp3) > start....
- Buka Cubase, buat new file kemudian setting dulu audionya seperti di atas....
- Clik project > add trac > audio > pilih stereo atau mono....
- Selesai......
Langganan:
Postingan (Atom)





